Senin, 15 November 2021

PANDUAN PERAYAAN HASIL BELAJAR (PHB) - Sekolah Islam Umar Harun Tahun 2021-2022

PANDUAN PERAYAAN HASIL BELAJAR (PHB)

Sekolah Islam Umar Harun Tahun 2021-2022 


TEMA : MELAKUKAN REFLEKSI UNTUK PERBAIKAN DIRI

Tema ini merupakan salah satu prinsip pembelajaran 5 M yang diterapkan di Sekolah Islam Umar Harun, yaitu membangun keberlanjutan dalam proses belajar. Pada tahun ini yang diambil adalah tema tentang Refleksi Belajar, karena Refleksi adalah hal penting yang dibutuhkan untuk bisa melihat pencapaian dan untuk menentukan tindaklanjut serta perbaikan. Dengan adanya tema ini diharapkan guru, orangtua dan murid bisa saling belajar dari hasil refleksi diri dan orang lain.


SUB TEMA:

 1. Refleksi membangun kedisiplinan. 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua menceritakan pengalaman tentang proses membangun kedisiplinan diri atau orang lain melalui proses refleksi.


 2. Pembiasaan refleksi untuk mengelola emosi. 

Topik ini mengajak anak, guru dan orang tua untuk menceritakan pengalamannya dalam proses mengelola emosi diri / orang lain melalui refleksi


 3. Refleksi mempererat komunikasi. 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua  menceritakan pengalaman tentang teknik komunikasi efektif dalam hubungan, baik hubungan antara anak & guru atau sebaliknya, anak & orangtua atau sebaliknya, guru & orangtua atau sebaliknya.


 4. Pemanfaatan teknologi untuk refleksi mandiri. 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua saling sharing seputar pemanfaatan teknologi yang berdampak pada diri sendiri dan orang lain.


 5. Refleksi menumbuhkan empati dan peduli. 

Topik ini mengajak anak,guru,dan orang tua untuk bisa memahami apa itu empati dan peduli,bagaimana cara menumbuhkan rasa empati dan peduli kita terhadap sesama. 


 6. Refleksi menumbuhkan kemandirian 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua untuk menceritakan proses refleksi, aksi, dan perubahan baik yang dialami dalam menumbuhkan  kemandirian diri atau orang lain.


 7. Refleksi mencintai lingkungan. 

Topik ini mengajak anak,  guru, dan orang tua berbagi cerita pengalaman belajar di sekolah atau di rumah tentang proses belajar mencintai lingkungan dengan ragam cara yang dilakukan dan manfaat yang didapatkan dari hasil refleksi.


 8. Memahami kebutuhan diri melalui refleksi. 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua berbagi cerita tentang proses memahami kebutuhan diri melalui refleksi.


 9. Refleksi  untuk mengembangkan potensi diri. 

Topik ini mengajak anak, guru, dan orang tua menceritakan pengalaman tentang proses pengembangan kemampuan dan potensi diri atau orang lain melalui proses refleksi.


KETENTUAN DAN BENTUK KARYA

Karya bisa dikumpulkan dalam bentuk Video / Podcast atau Tulisan.

A. Video / Podcast / Lagu

Ketentuan :

- Durasi maksimal 5 menit

- Pengambilan video dalam bentuk landscape

- Memperhatikan pencahayaan saat pengambilan video

- Jika memungkinkan bisa ditambahkan logo sekolah

Untuk logo bisa dipilih dan di download disini.


B. Tulisan

Bisa dibuat dalam bentuk Cerpen, Puisi, Pantun, atau Cerita praktik Baik / Pengalaman Belajar dalam bentuk Word atau teks WA.

Minggu, 19 September 2021

PAGELARAN BUDAYA NUSANTARA SD ISLAM UMAR HARUN

Ahad, 29 Agustus 2021, SD Islam Umar Harun memperingati Hari Ulang Tahun KE-76 Republik Indonesia, dengan sebuah even Pagelaran Budaya Nusantara yang bertemakan Indonesia Kaya, Indonesia Bisa, Berdayalah Indonesia. Acara ini dilaksakan di Gedung Utara Sekolah Islam Umar Harun dan diikuti oleh para guru dan murid dari kelas 1 sampai kelas 5. Di acara pagelaran tersebut diharapkan anak-anak SD Islam Umar Harun tumbuh profil integritasnya atau cinta tanah air dengan mengenal budaya Indonesia yang beragam. Selain itu juga untuk mencapai tujuan pembelajaran masing-masing kelas yang sudah dirancang.

Acara pagelaran dimulai oleh MC dengan berdoa bersama dan menyampaikan alur acara. Dilanjutkan oleh sambutan ketua panita, ketua panitia berpesan "kita harus mengenal budaya Indonesia, dan menjaganya untuk anak cucu nanti". Setelah Ketua Panitia menyampaikan sambutan, kemudian para guru dan murid menyanyikan lagu "Indonesia Raya" bersama-sama dengan penuh khidmat. Setelah itu, dilanjutkan dengan pementasan budaya sesuai tema yang diusung dari masing-masing kelas.
Pertama, kelas 1 mementaskan presentasi makanan khas Sumatra Selatan yaitu "pempek". Anak kelas 1 menyampaikan bahwa pempek terbuat dari tepung tapioka, terigu, ikan laut dan telur. Sedangkan untuk kuahnya terbuat dari gula jawa, asem, dan cuka. 


Ke dua, kelas 2 mementaskan tarian "Mapadendang" asal Sulawesi Selatan. Dengan gaya baju khas Sulawesi anak-anak semangat mengikuti tarian Mapadendang.



Ketiga, kelas 3 mementaskan tarian Topeng "Samba" asal Cirebon, Jawa Barat. Tarian ini terdiri dari 1 guru dan 3 murid yang memakai topeng khas Jawa Barat dan berselendang. 



Keempat, Kelas 4 berjalan sambil menampilkan tarian khas Dayak dari Kalimantan bersama-sama yaitu tari "Leleng". Setelah sampai di depan, mereka terpisah menjadi 2 kelompok. Anak laki-laki menampilkan keterampilan bermain loncat kayu, secara bergantian yang disebut dengan Tari "Lalatip" kemudian dilanjutkan dengan tarian diiringi lagu "Ampar-Ampar Pisang" khas Kalimantan Selatan oleh anak perempuan. 




Kelima, Kelas 5 mementaskan drama musikal yang berjudul "Pituru Urip sangking Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga". Anak-anak kelas 5 bermain menjadi tokoh Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, santri, dan orang Jawa. Dalam pementaskannya dengan dimulai dengan musik klenik khas jawa,  dilanjutkan pagelaran wayang oleh Sunan Kalijaga kemudian dilanjut dawuhan-dawuhan Sunan Bonang, yang keduanya menyampaikan pesan keagamaan bagi orang muslim. Terakhir menyanyikan lagu Lir-ilir bersama dengan para peserta lainnya. 




Di setiap pergantian acara diatas, anak-anak dari kelas lain sangat antusias menonton kelas-kelas yang tampil. Bertepuk tangan dan bersorak-sorak senang mengapresiasi setiap penampilan. Setelah acara pementasan dari masing-masing kelas selesai, MC menpersilahkan para peserta acara untuk beristirahat dan dapat membeli makanan dan minuman khas dari berbagai daerah yang telah disediakan oleh masing-masing kelas. Serta melihat berbagai pameran-pameran karya budaya. Setelah selesai, seluruh peserta diajak kumpul kembali di panggung utama. Untuk menyampaikan kesan dan pesannya tentang pagelaran budaya tersebut.

 "Makanannya enak-enak Bu" salah satu anak menyampaikan kesannya. 
"Besok tahun depan kita buat acara seperti ini lagi ya Bu" anak lainnya menyampaikan pendapatnya. 






Dari pagelaran budaya ini  juga Anak-anak merasa menjadi tahu tentang gambar peta daerah, tarian daerah.  Seperti tarian Mappadendang itu biasanya dilakukan untuk perayaan hasil panen padi dan lain sebagainya. Setelah kesan dan pesan disampaikan oleh anak-anak. MC mengajak peserta untuk menyanyikan lagu 17 Agustus dan _Yalal wathon._ Nyanyian penuh dengan semangat dan tangan kanan di kepalkan kedepan sesuai nada. Kemudian acara ditutup dengan membaca doa bersama-sama.