PROFIL SEKOLAH ISLAM UMAR HARUN
Membangun lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya pribadi Berintegritas, Merdeka Belajar, dan Kolaboratif.
Sabtu, 24 Februari 2024
PROFIL SEKOLAH ISLAM UMAR HARUN - SARANG - REMBANG
Senin, 13 November 2023
TULISAN PRAKTIK BAIK MAHASISWA PPL STAI AL ANWAR 2023
Jumat, 09 Juni 2023
Perayaan Hasil Belajar | Kolaborasi Kelas TK B, 2, dan 3 SD
“Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Bersama”
Orang tua mulai berdatangan memasuki tempat acara. Sambil
ditemani oleh anak, orang tua dipersilahkan berkeliling dan melihat galeri
karya yang sudah tertata rapi. Terdapat pula stand-stand yang sudah dipersiapkan
sedemikian rupa serta ada juga pemutaran video dokumentasi kegiatan riset anak.
Gambaran di atas merupakan cuplikan suasana perayaan
hasil belajar (PHB) kolaborasi kelas TK B, kelas 2 SD, dan kelas 3 SD. Kegiatan
ini berlangsung pada hari Ahad, 21 Mei 2023 di sekolah Islam Umar Harun dan
merupakan lanjutan dari rangkaian PHB sebelumnya.
Dipandu Pak Joko dan juga Mbak Dea (TK B), acara diawali
dengan membaca doa sebelum belajar dan Asmaul Husna. Dilanjutkan membaca nadham
Aqidatul Awwam dengan diiringi hadrah yang dimainkan oleh anak dan guru.
Tema yang diangkat dalam kolaborasi ini adalah Lingkungan
Kita Tanggung Jawab Bersama. Pengambilan tema ini didasari atas temuan sering
dijumpainya lingkungan yang belum bersih dan terdapat tanaman yang tidak
terawat dengan baik. Anak bekolaborasi untuk mencari ide solusi dari permasalahan
ini. Ide solusi yang didapatkan yaitu melakukan kampanya melalui karya yang
bisa dinikmati banyak kalangan.
Menariknya pada PHB kali ini anak dan guru kompak memakai
kaos desain anak-anak lho, keren kan. Kaos ini didesain oleh anak-anak dengan
tujuan mengajak semua orang untuk menjaga lingkungan. Ada juga persembahan
shalawat hasil gubahan Mas Mufid (3 SD) yang mengangkat tema kolaborasi yaitu Lingkungan
Kita Tanggung Jawab Bersama.
Lingkungan Kita Tanggung Jawab Bersama
Irama: Maula Ya
Sholli ‘Ala Habibikal Musthofa
مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ
Marilah kita semua menjaga lingkungan kita....
Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga..
Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga...
مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ
Semoga kita semua diberikan berkahnya...
Berkah dari Allah Tuhan sang pencipta...
Jika lingkungan bersih hati akan bahagia...
مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى
سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ
Sebelum berkunjung, orang tua dan anak membuat kelompok
untuk bermain game. Dari game ini terlihat tingkat kefokusan anak dan orang
tua. Ada yang bisa mengikuti instruksi dengan baik, ada pula yang bersenggolan
karena kurang fokus dengan instruksi.
Waktu berkunjung tiba. Secara bergantian, orang tua
mengunjungi stand-stand yang tersedia. Ada banyak stand yang bisa dikunjungi, diantaranya
ada stand kaos, stand berbagi, stand poster, stand jualan, stand photobooth,
dan stand pemeliharaan makhluk hidup. Secara berkelompok maupun individu,
anak-anak terlihat tenang dan percaya diri saat menjelaskan riset mereka. Tersedia
juga panduan pertanyaan untuk membantu orang tua bertanya ke anak-anak.
“PHB kali ini agak mirip dengan PHB tahun lalu karena ada
stand-standnya. Namun yang membuat beda itu ada photobooth yang menarik
perhatian orang untuk datang ke sana. Rasanya terharu dan bangga saat melihat anak
membuat desain karya sendiri dan mereka juga memakainya (kaos). Terima kasih
banyak”, cerita salah satu orang tua.
Di stand jualan, anak dan orang tua mengantre untuk
membeli makanan dan minuman. Ada 4 anak yang berjualan dan menu yang tersedia
berbeda-beda. Seperti Mbak Kizzy (2 SD) yang berjualan bola-bola pelangi, Mbak
Alina (2 SD) berjualan minuman boba, Mbak Raisa (3 SD) berjualan kentang
goreng, dan Mbak Aqila (3 SD) yang berjualan tahu krispi. Dari nama menunya saja
sudah terdengar menarik untuk beli ya.
Stand-stand yang lain juga tidak kalah menarik nih. Di
stand berbagi, anak-anak membagikan produk risetnya ke orang yang berkunjung.
Ada yang membagikan jus semangka, es krim dan minuman boba. Stand pemeliharaan
makhluk hidup terdiri dari riset anak tentang merawat ikan cana, tanaman aglonema
merah, dan bunga kenikir. Untuk stand kaos, poster, buku cerita, dan photo
booth merupakan kumpulan karya anak
yang memilih riset menggambar.
“Orang yang lagi membersihkan mainan”, jelas Mbak Nesya
(TK B) yang menjawab pertanyaan seputar gambar karyanya.
Disela-sela kunjungan, ada Mas Zahir (2 SD) yang
berkeliling membagikan produk risetnya. Mas Zahir menjelaskan bahwa ia
melakukan riset tentang menanam kecambah dari kacang hijau. Ternyata ada
panduan yang sudah dipersiapkan Mas Zahir di kertas yang menjadi wadah kacang
hijaunya. Mas Zahir juga memamerkan hasil uji cobanya lho. Mulai dari percobaan
yang masih berbentuk benih hingga menjadi kecambah yang tinggi.
Setelah sesi berkunjung dan foto bersama selesai,
dilanjutkan agenda refleksi. Perwakilan orang tua menyampaikan refleksi dari
terselenggaranya PHB kali ini. Pembacaan doa menjadi agenda penutup kegiatan
PHB.
Rabu, 31 Mei 2023
PERAYAAN HASIL BELAJAR KELAS 4 SD
Suara musik terdengar
mengiringi anak-anak dan guru kelas 4 SD saat senam bersama sebelum acara perayaan
hasil belajar ( PHB ) kelas 4 SD dimulai. Beberapa orang tua terlihat sudah
hadir di tempat acara. PHB kelas 4 SD ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei
2023. Setelah senam, bu Ofi sebagai MC kemudian membuka acara secara resmi
dengan berdoa bersama dan dilanjut mempersilahkan anak-anak membacakan nadhoman
Aqidatul Awam diiringi dengan hadroh. Anak-anak terlihat khidmat membacakan
nadhoman Aqidatul Awam. Seusai itu, bu Ofi mengajak anak-anak kelas 4 untuk
mengingat seputar pembelajaran mabda'nya dengan tanya jawab. “Sifat wajib Allah
ada 20, Bu.” Jawab salah satu anak, dan kemudian secara bersamaan anak-anak
melantunkan sifat wajib Allah.
Masih dalam rangkaian pembukaan, bu Ofi mempersilahkan mas Sahil, salah satu anak kelas 4 untuk membaca tilawah al-Qur'an yang memang sekaligus menampilkan risetnya mendalami qiro’ah. Mas Sahil membaca surah Al-An'am ayat 1-5. "Saya berlatih qiroah dan sudah mulai percaya diri membacakan qiroah setelah latihan dengan Bapak di rumah.” Ucap mas Sahil saat ditanya refleksi risetnya.
Sebelum ke acara
selanjutnya, bu Ofi mengajak orang tua untuk melihat video proses pembelajaran
riset anak kelas 4 yang telah ditampilkan di layar sembari istirahat menikmati
camilan yang telah disuguhkan. Selang beberapa menit istirahat, orang tua dipersilahkan
untuk mengambil tiket teater dan snack popcorn. Setelah menerima tiket masuk ke
teater, orang tua masuk ke ruangan, tempat diadakannya teater. Yang tak kalah
menarik dan bermakna, anak-anak dan guru kelas 3 juga berkunjung sebagai tamu
undangan sekaligus melakukan sumatif asesmen pembelajarannya.
“Penampilan teater
yang bertemakan belajar melestarikan hewan ini berangkat dari latar belakang
masalah setelah mengamati hewan-hewan yang ada di Ngulahan park. Di Ngulahan
Park anak-anak menemui peristiwa ada hewan yg hampir akan punah seperti
harimau. Penjaga Ngulahan Park juga berpesan bahwa anak-anak perlu melestarikan
hewan supaya anak cucu kelak bisa mengetahui hewan-hewan yang akan punah. Sehingga
sebagian besar anak kelas 4 SD, pada tahun ini tertarik dan memilih riset
tentang hewan-hewan.” Jelas bu Ofi menyampaikan tema pembelajaran riset kelas 4
SD.
Setelah penonton
teater tentang melestarikan hewan ini sudah siap, penampilan teater pun dimulai
dengan lancar sesuai alur cerita. Terdengar gelak tawa orang tua saat ada
adegan lucu dalam cerita teater. Ada juga orang tua yang terlihat terharu
dengan penampilan anak-anak yang percaya diri memerankan perannya, seperti ada
yang memerankan karakter binatang, penjaga hutan, polisi, dan lain-lain.
Setelah penampilan
teater, acara dilanjut foto bersama. Mas Mukhlis kelas 3 menyampaikan kesannya
setelah melihat teater kelas 4 SD. Mas Mukhlis mengatakan bahwa teaternya lucu
karena ada karakter hewan-hewan. Dari cerita itu, dia belajar tentang
pentingnya menjaga hewan, terutama hewan-hewan yang terancam punah di bumi.
Tak kalah menarik dan
bermakna, seusai penampilan teater, orang tua diajak untuk berkeliling melihat
pameran karya anak-anak, orang tua juga banyak yang wawancara dengan anak-anak
seputar risetnya. Seperti salah satu orang tua ada yang mewawancarai mas Ques
dan mas Segaf tentang contoh hewan yang sudah punah yaitu dinosaurus.
Acara penutup tidak seperti biasa, bu Dina
salah satu guru keals 4 juga memandu orang tua membentuk kelompok untuk berkolaborasi
bersama anak dalam melukis atau mewarnai gambar hewan di atas totebag sebagai
kampanye melestarikan hewan yang hampir punah.
“Ini ide
anak-anak, mulai dari ide gambar dan
kata-katanya juga. Kampanye ini juga harapannya bisa bermanfaat untuk orang tua
saat dibawa pulang.” Ucap bu Dina.
Dan di sela-sela kegiatan melukis dan mewarnai totebag, orang tua menuliskan refleksi acara PHB kelas 4 SD, kemudian ditutup dengan doa bersama.







































