Sabtu, 24 Februari 2024

Jumat, 09 Juni 2023

Perayaan Hasil Belajar | Kolaborasi Kelas TK B, 2, dan 3 SD

 


“Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Bersama”

Orang tua mulai berdatangan memasuki tempat acara. Sambil ditemani oleh anak, orang tua dipersilahkan berkeliling dan melihat galeri karya yang sudah tertata rapi. Terdapat pula stand-stand yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa serta ada juga pemutaran video dokumentasi kegiatan riset anak.

Gambaran di atas merupakan cuplikan suasana perayaan hasil belajar (PHB) kolaborasi kelas TK B, kelas 2 SD, dan kelas 3 SD. Kegiatan ini berlangsung pada hari Ahad, 21 Mei 2023 di sekolah Islam Umar Harun dan merupakan lanjutan dari rangkaian PHB sebelumnya.

Dipandu Pak Joko dan juga Mbak Dea (TK B), acara diawali dengan membaca doa sebelum belajar dan Asmaul Husna. Dilanjutkan membaca nadham Aqidatul Awwam dengan diiringi hadrah yang dimainkan oleh anak dan guru.

Tema yang diangkat dalam kolaborasi ini adalah Lingkungan Kita Tanggung Jawab Bersama. Pengambilan tema ini didasari atas temuan sering dijumpainya lingkungan yang belum bersih dan terdapat tanaman yang tidak terawat dengan baik. Anak bekolaborasi untuk mencari ide solusi dari permasalahan ini. Ide solusi yang didapatkan yaitu melakukan kampanya melalui karya yang bisa dinikmati banyak kalangan.



Menariknya pada PHB kali ini anak dan guru kompak memakai kaos desain anak-anak lho, keren kan. Kaos ini didesain oleh anak-anak dengan tujuan mengajak semua orang untuk menjaga lingkungan. Ada juga persembahan shalawat hasil gubahan Mas Mufid (3 SD) yang mengangkat tema kolaborasi yaitu Lingkungan Kita Tanggung Jawab Bersama.

Lingkungan Kita Tanggung Jawab Bersama

Irama: Maula Ya Sholli ‘Ala Habibikal Musthofa

 

مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ

Marilah kita semua menjaga lingkungan kita....

Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga..

Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga...

مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ

Semoga kita semua diberikan berkahnya...

Berkah dari Allah Tuhan sang pencipta...

Jika lingkungan bersih hati akan bahagia...

مَوْلَايَ صَلِّ عَلى حَبِيْبِكَ الْمُصْطَف

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَى

سَلِّمْ يَارَبِّ عَلى نَبِيِّكَ الْمُجْتَبَ

 

Sebelum berkunjung, orang tua dan anak membuat kelompok untuk bermain game. Dari game ini terlihat tingkat kefokusan anak dan orang tua. Ada yang bisa mengikuti instruksi dengan baik, ada pula yang bersenggolan karena kurang fokus dengan instruksi.

  




Waktu berkunjung tiba. Secara bergantian, orang tua mengunjungi stand-stand yang tersedia. Ada banyak stand yang bisa dikunjungi, diantaranya ada stand kaos, stand berbagi, stand poster, stand jualan, stand photobooth, dan stand pemeliharaan makhluk hidup. Secara berkelompok maupun individu, anak-anak terlihat tenang dan percaya diri saat menjelaskan riset mereka. Tersedia juga panduan pertanyaan untuk membantu orang tua bertanya ke anak-anak.

“PHB kali ini agak mirip dengan PHB tahun lalu karena ada stand-standnya. Namun yang membuat beda itu ada photobooth yang menarik perhatian orang untuk datang ke sana.   Rasanya terharu dan bangga saat melihat anak membuat desain karya sendiri dan mereka juga memakainya (kaos). Terima kasih banyak”, cerita salah satu orang tua.

Di stand jualan, anak dan orang tua mengantre untuk membeli makanan dan minuman. Ada 4 anak yang berjualan dan menu yang tersedia berbeda-beda. Seperti Mbak Kizzy (2 SD) yang berjualan bola-bola pelangi, Mbak Alina (2 SD) berjualan minuman boba, Mbak Raisa (3 SD) berjualan kentang goreng, dan Mbak Aqila (3 SD) yang berjualan tahu krispi. Dari nama menunya saja sudah terdengar menarik untuk beli ya.


  



Stand-stand yang lain juga tidak kalah menarik nih. Di stand berbagi, anak-anak membagikan produk risetnya ke orang yang berkunjung. Ada yang membagikan jus semangka, es krim dan minuman boba. Stand pemeliharaan makhluk hidup terdiri dari riset anak tentang merawat ikan cana, tanaman aglonema merah, dan bunga kenikir. Untuk stand kaos, poster, buku cerita, dan photo booth merupakan kumpulan  karya anak yang memilih riset menggambar.

“Orang yang lagi membersihkan mainan”, jelas Mbak Nesya (TK B) yang menjawab pertanyaan seputar gambar karyanya.

Disela-sela kunjungan, ada Mas Zahir (2 SD) yang berkeliling membagikan produk risetnya. Mas Zahir menjelaskan bahwa ia melakukan riset tentang menanam kecambah dari kacang hijau. Ternyata ada panduan yang sudah dipersiapkan Mas Zahir di kertas yang menjadi wadah kacang hijaunya. Mas Zahir juga memamerkan hasil uji cobanya lho. Mulai dari percobaan yang masih berbentuk benih hingga menjadi kecambah yang tinggi.

Setelah sesi berkunjung dan foto bersama selesai, dilanjutkan agenda refleksi. Perwakilan orang tua menyampaikan refleksi dari terselenggaranya PHB kali ini. Pembacaan doa menjadi agenda penutup kegiatan PHB.

 


 


Rabu, 31 Mei 2023

PERAYAAN HASIL BELAJAR KELAS 4 SD

 



Suara musik terdengar mengiringi anak-anak dan guru kelas 4 SD saat senam bersama sebelum acara perayaan hasil belajar ( PHB ) kelas 4 SD dimulai. Beberapa orang tua terlihat sudah hadir di tempat acara. PHB kelas 4 SD ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2023. Setelah senam, bu Ofi sebagai MC kemudian membuka acara secara resmi dengan berdoa bersama dan dilanjut mempersilahkan anak-anak membacakan nadhoman Aqidatul Awam diiringi dengan hadroh. Anak-anak terlihat khidmat membacakan nadhoman Aqidatul Awam. Seusai itu, bu Ofi mengajak anak-anak kelas 4 untuk mengingat seputar pembelajaran mabda'nya dengan tanya jawab. “Sifat wajib Allah ada 20, Bu.” Jawab salah satu anak, dan kemudian secara bersamaan anak-anak melantunkan sifat wajib Allah.

Masih dalam rangkaian pembukaan, bu Ofi mempersilahkan mas Sahil, salah satu anak kelas 4 untuk membaca tilawah al-Qur'an yang memang sekaligus menampilkan risetnya mendalami qiro’ah. Mas Sahil membaca surah Al-An'am ayat 1-5. "Saya berlatih qiroah dan sudah mulai percaya diri membacakan qiroah setelah latihan dengan Bapak di rumah.” Ucap mas Sahil saat ditanya refleksi risetnya.



Sebelum ke acara selanjutnya, bu Ofi mengajak orang tua untuk melihat video proses pembelajaran riset anak kelas 4 yang telah ditampilkan di layar sembari istirahat menikmati camilan yang telah disuguhkan. Selang beberapa menit istirahat, orang tua dipersilahkan untuk mengambil tiket teater dan snack popcorn. Setelah menerima tiket masuk ke teater, orang tua masuk ke ruangan, tempat diadakannya teater. Yang tak kalah menarik dan bermakna, anak-anak dan guru kelas 3 juga berkunjung sebagai tamu undangan sekaligus melakukan sumatif asesmen pembelajarannya.

“Penampilan teater yang bertemakan belajar melestarikan hewan ini berangkat dari latar belakang masalah setelah mengamati hewan-hewan yang ada di Ngulahan park. Di Ngulahan Park anak-anak menemui peristiwa ada hewan yg hampir akan punah seperti harimau. Penjaga Ngulahan Park juga berpesan bahwa anak-anak perlu melestarikan hewan supaya anak cucu kelak bisa mengetahui hewan-hewan yang akan punah. Sehingga sebagian besar anak kelas 4 SD, pada tahun ini tertarik dan memilih riset tentang hewan-hewan.” Jelas bu Ofi menyampaikan tema pembelajaran riset kelas 4 SD.

Setelah penonton teater tentang melestarikan hewan ini sudah siap, penampilan teater pun dimulai dengan lancar sesuai alur cerita. Terdengar gelak tawa orang tua saat ada adegan lucu dalam cerita teater. Ada juga orang tua yang terlihat terharu dengan penampilan anak-anak yang percaya diri memerankan perannya, seperti ada yang memerankan karakter binatang, penjaga hutan, polisi, dan lain-lain.  


Setelah penampilan teater, acara dilanjut foto bersama. Mas Mukhlis kelas 3 menyampaikan kesannya setelah melihat teater kelas 4 SD. Mas Mukhlis mengatakan bahwa teaternya lucu karena ada karakter hewan-hewan. Dari cerita itu, dia belajar tentang pentingnya menjaga hewan, terutama hewan-hewan yang terancam punah di bumi.

Tak kalah menarik dan bermakna, seusai penampilan teater, orang tua diajak untuk berkeliling melihat pameran karya anak-anak, orang tua juga banyak yang wawancara dengan anak-anak seputar risetnya. Seperti salah satu orang tua ada yang mewawancarai mas Ques dan mas Segaf tentang contoh hewan yang sudah punah yaitu dinosaurus.


 Acara penutup tidak seperti biasa, bu Dina salah satu guru keals 4 juga memandu orang tua membentuk kelompok untuk berkolaborasi bersama anak dalam melukis atau mewarnai gambar hewan di atas totebag sebagai kampanye melestarikan hewan yang hampir punah.

“Ini ide anak-anak,  mulai dari ide gambar dan kata-katanya juga. Kampanye ini juga harapannya bisa bermanfaat untuk orang tua saat dibawa pulang.” Ucap bu Dina.

Dan di sela-sela kegiatan melukis dan mewarnai totebag, orang tua menuliskan refleksi acara PHB kelas 4 SD, kemudian ditutup dengan doa bersama.